Tanggal Rilis Apple 2019 Macbook

  • Share
Ios Laptop Fake Mockup Jpg
Ios Laptop Fake Mockup Jpg

Spesifikasi teknis lengkap untuk Tanggal Rilis Apple 2019 Macbook, termasuk kecepatan prosesor, ruang hard drive, memori, dan lainnya. Harga Tanggal Rilis Apple 2019 Macbook terbaru 2021 kira-kira berapa ya? Temukan daftar harga Tanggal Rilis Apple 2019 Macbook disini. Bandingkan dan dapatkan harga terbaik Tanggal Rilis Apple 2019 Macbook sebelum belanja online. Periksa promo,review, spesifikasi, dan warna. Sebelum menilik daftar harga Tanggal Rilis Apple 2019 Macbook terbaru, simak kabar terbaru sistem operasi beserta kelebihannya berikut ini.

MacBook Pro 1: Release date rumors and spec speculation  iMore
MacBook Pro 1: Release date rumors and spec speculation iMore | Apple 2019 Macbook Release Date

Tanggal Rilis Apple 2019 Macbook

Banyak yang menyenangi pembaruan fitur teranyar dari MacBook Pro. Akan namun tak sedikit pun yang kecewa. Hal ini diperbanyak dengan peluncuran produk teranyar Microsoft yaitu Surface Studio yang mengherankan industri teknologi. Apple kini dirasakan memberi pembaruan yang ‘lemah’ dan ‘tak menginspirasi.’

Meski demikian, urusan ini bukan berarti Apple menelurkan produk jelek. Memang tidak sedikit sekali penyuka Apple di luar sana yang menuntut kesempurnaan. Sedangkan pasti Apple sendiri mempunyai strategi dalam memproduksi gadget terbaiknya.

Namun ayo kita sedikit kupas tentang apa saja yang menciptakan para fans kecewa. Berikut uraiannya.

Touch Bar ialah fitur yang sangat modern dan mengagumkan. Touch Bar ialah pengganti function key berupa layar OLED multitouch yang punya sekian banyak fungsi. Meski canggih, urusan ini tidak sedikit dikeluhkan semua pecinta gadget.

Hal ini dikarenakan seringkali seseorang memang memerlukan layar eksternal untuk meningkatkan produktivitas. Hal ini biasa dilaksanakan dalam editing video atau audio yang memerlukan dua buah layar besar yang berdampingan. Atau suatu layar sentuh yang terintegrasi. Sehingga, seringkali kita memerlukan layar yang lebih banyak dari melulu sekedar layar kecil dan panjang. Sehingga sebetulnya ‘layar kedua’ ini terlampau ‘nanggung’ dan tak seberapa berguna. Para penyuka gadget bahkan melabeli Touch Bar melulu sebagai ‘gimmick.’

Di samping itu, Touch Bar benar-benar dirasakan tak terlalu bermanfaat namun mengangkat komponen yang paling canggih. Padahal, Touch Bar bahkan dapat menangani multitouch dan sesuai digunakan dengan stylus. Ini berkebalikan dengan keputusan Apple dengan menciptakan MacBook Pro tidak mengangkat layar sentuh, malah membuat layar kedua yang kecil dan tidak cukup fungsional. Terlebih lagi komponen canggihnya sama sekali tak murah.

Meski demikian, urusan ini ialah keunikan tersendiri yang diangkat Apple, dan laksana yang anda tahu, Apple seringkali ‘booming’ sebab keunikannya.

MacBook Pro dengan Touch Bar dengan varian 13 inci, dibanderol dengan harga USD 1.800, atau 23,5 Juta Rupiah. Mac sendiri memang familiar dengan kualitas terbaik dan umur pemakaian yang paling lama. Namun itu ialah banderol harga yang paling tinggi untuk suatu teknologi yang belum pasti populer di masa depan.

Jika ingin dikomparasikan dengan produk-produk modern lainnya yang mahal, laksana produk Microsoft terbaru, Surface Studio yang harganya USD 3.000 atau nyaris 40 Juta Rupiah, Studio Surface mengangkat teknologi yang lebih modern dan lebih ‘masuk akal.’

Apple seringkali mengambil jalan menarik dalam urusan konektivitas. Namun dengan timbulnya MacBook Pro, idealisme ini kelihatannya goyah.

bagaimana tidak, MacBook Pro yang melulu dilengkapi sejumlah port USB-C, ternyata tak dapat terhubung dengan iPhone 7, walau Anda sudah melakukan pembelian adaptornya atau kabel yang baru. Hanya sebab jenis port yang berbeda.

Padahal tak ada dalil tertentu guna hal ini. Dalam permasalahan ini, Apple melulu membuat konektor Lightning di sejumlah perangkat, kemudian membuat pun perangkat dengan USB-C.

Jika kita mempunyai iPhone 7 dan pun mempunyai Lightning earbuds, kita tidak dapat juga memasangnya ke MacBook Pro baru ini. Meski demikian, jack headphone 3.5mm tetap ada.

Dengan diluncurkannya MacBook Pro 13 inci yang lebih tipis dan tanpa Touch Bar, Apple mengharapkan masyarakat guna ‘pindah’ dari MacBook Air ke MacBook Pro ini. Jadi andai Anda ialah fans dari tipis dan ringannya MacBook Air, kita tak akan dapat memperbaruinya lagi.

Hal ini secara luas dirasakan sebagai keputusan yang tidak populer. Masalahnya, Apple melulu menawarkan varian dengan jasmani yang nyaris sama, tetapi dengan harga yang tidak semurah MacBook Air. Sebelumnya, dengan USD 1.000 atau 13 Juta Rupiah, Anda dapat membawa kembali sebuah laptop keluaran Apple yang paling ringan, tipis, dan paling menopang mobilitas produktif anda sehari-hari.

Jika kita memang memakai MacBook Air sebab itu ialah versi lebih murah, sekarang Apple melulu menawarkan MacBook 12 inci ekuivalen USD 1.300 atau nyaris 17 Juta Rupiah, atau MacBook Pro 13 inci tanpa Touch Bar ekuivalen USD 1.500 atau nyaris 20 Juta Rupiah.

Dengan duit yang sama, Anda dapat membawa kembali Chromebook, atau Anda mesti menyimpan uang lebih lama andai Anda fundamentalis Apple.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *