Keynote Ios 14

  • Share
1wL98V HzrPw1syIn5p8JKw Png
1wL98V HzrPw1syIn5p8JKw Png

Spesifikasi teknis lengkap untuk Keynote Ios 14, termasuk kecepatan prosesor, ruang hard drive, memori, dan lainnya. Harga Keynote Ios 14 terbaru 2021 kira-kira berapa ya? Temukan daftar harga Keynote Ios 14 disini. Bandingkan dan dapatkan harga terbaik Keynote Ios 14 sebelum belanja online. Periksa promo,review, spesifikasi, dan warna. Sebelum menilik daftar harga Keynote Ios 14 terbaru, simak kabar terbaru sistem operasi beserta kelebihannya berikut ini.

iOS 1: 1 Hidden Features That Apple Didn’t Mention in Their | Keynote Ios 14

Keynote Ios 14

MOUNTAIN VIEW, Media – Machine Learning (ML) dan Artificial Intelligence (AI) menjadi topik “seksi” di industri teknologi sejak sejumlah tahun terakhir.

Perusahaan teknologi berduyun-duyun mengembangkannya dalam sekian banyak bentuk, sebut saja asisten digital, perabotan pintar, sampai robot-robot modern yang menolong proses buatan manufaktur.

Mesin pencari Google sejatinya mulai menggembar-gemborkan soal machine learning pada “pesta” pengembang Google I/O 2016 lalu. Tahun ini, di ajang yang sama, Google membeberkan pulang keseriusan mereka memperdalam implementasi ML dan AI.

CEO Google Sundar Pichai mengatakan, dunia sudah berpindah dari “mobile first” ke “AI first” mengekor perkembangan teknologi yang semakin maju.

“Tahun kemudian kami menuliskan visi guna menjadi perusahaan AI-first. Kini kami membawa guna AI untuk seluruh orang,” kata Pichai, Rabu (17/5/2017), dalam Main Keynote Google I/O 2017 di Shoreline Amphitheatre, Mountain View, Amerika Serikat.

Artinya, AI yang dikembangkan Google dirancang lebih merakyat alias tak hanya bermanfaat untuk pengembang saja, tetapi pun untuk korporasi dan pemakai umum.

Jika tahun lalu ulasan soal AI mengerucut pada perkenalan Google Assistant, maka sekarang AI lebih merambah ke seluruh lini produk Google. Aplikasi Google, laksana Gmail, Google Photos, Google Home, dan lainnya diciptakan lebih pintar berkat kecerdasan produksi AI.

Artificial Intelligence di perlengkapan rumah pintar Google Home membuatnya dapat melakukan panggilan via WiFi, mengirim pesan, dan menyerahkan notifikasi guna penundaan penerbangan atau peringatan macet kemudian lintas.

Berkat AI diperkuat machine learning, Gmail juga menjadi lebih pintar. Fitur “smart reply” yang sebelumnya ditujukan untuk software Allo sekarang diekspansi ke Gmail. Dengan begitu, saling balas-membalas e-mail dapat lebih tepat guna waktu, khususnya untuk jawaban-jawaban template laksana “terima kasih”, “ok”, dan sebagainya.

AI pun menjadikan Google Photos semakin nyaman dipakai. Pengguna bakal dimudahkan dengan keterampilan Google Photos mengumpulkan potret secara otomatis menurut acara, laksana liburan atau perayaan ulang tahun.

Seperti diadukan langsung oleh jurnalis KompasTekno Fatimah Kartini, Google Assistant yang telah lebih dulu kebagian keterampilan IA pun disuntik keterampilan baru.

Google Assistant nantinya tak hanya bercokol secara terpisah di smartphone dan Google Home. Fitur asisten digital Google Assistant ini mengolaborasikan sekian banyak perangkat sehingga dapat dibilang sebagai realisasi Internet of Things (IoT). Google Assistant bahkan muncul pula guna iOS.

Hal-hal seru lainnya yang akan diketahui sekitar tiga hari di ajang Google I/O mencantol ekosistem Virtual Reality (VR) Google Daydream dan proyek Tango, sistem operasi anyar Android O dan Android Go, penyelesaian untuk pengembang semacam Firebase dan Kotlin, serta penambahan layanan-layanan laksana Photos.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *