Kelebihan Laptop Apple Macbook Pro

  • Share
Kelebihan Macbook Dibanding Windows 1280x720 Jpg
Kelebihan Macbook Dibanding Windows 1280x720 Jpg

Spesifikasi teknis lengkap untuk Kelebihan Laptop Apple Macbook Pro, termasuk kecepatan prosesor, ruang hard drive, memori, dan lainnya. Harga Kelebihan Laptop Apple Macbook Pro terbaru 2021 kira-kira berapa ya? Temukan daftar harga Kelebihan Laptop Apple Macbook Pro disini. Bandingkan dan dapatkan harga terbaik Kelebihan Laptop Apple Macbook Pro sebelum belanja online. Periksa promo,review, spesifikasi, dan warna. Sebelum menilik daftar harga Kelebihan Laptop Apple Macbook Pro terbaru, simak kabar terbaru sistem operasi beserta kelebihannya berikut ini.

1 Kelebihan MacBook Dibanding Laptop Biasa, Pilih Seri yang Mana
1 Kelebihan MacBook Dibanding Laptop Biasa, Pilih Seri yang Mana | Kelebihan Laptop Apple Macbook Pro

Kelebihan Laptop Apple Macbook Pro

Pekerjaan menuntut saya guna menggunakan sekian banyak macam sistem operasi desktop. Saya mesti berganti-ganti dari Windows, macOS, dan Linux — nyaris setiap hari. Di sepanjang saya memakai ketiga OS itu dalam sejumlah tahun terakhir ini, pasti ada sejumlah hal yang terasa lebih baik di satu OS dikomparasikan OS lainnya. Di tulisan ini saya akan konsentrasi membahas sejumlah kelebihan Windows dikomparasikan macOS.

Meskipun ini ialah artikel editorial, namun saya mengupayakan se-obyektif barangkali sesuai dengan empiris saya sekitar menggunakan dua-duanya dalam sejumlah tahun terakhir.

Oke tanpa berlama-lama lagi, inilah ini ialah 10 keunggulan Windows dikomparasikan macOS menurut dari apa yang saya rasakan.

Untuk memakai macOS dengan experience terbaik, anda hanya dapat menggunakan perangkat produksi Apple laksana MacBook, iMac, atau Mac Pro. Kamu mesti menerima apapun fitur dan keputusan Apple tentang perlengkapan tersebut. Tidak ada pilihan lain yang lebih baik dari itu.

Misalnya saja saat Apple menghilangkan beberapa besar port di MacBook 2016 dan menggantinya dengan USB Type-C padahal anda masih memerlukan Card Reader, andai kamu hendak membeli laptop Mac terbaru, ya inginkan tidak mau anda harus memilihnya. Opsi beda yang barangkali hanyalah melakukan pembelian MacBook versi sebelumnya yang masih dilengkapi dengan sekian banyak port beda di samping Type-C. (Baca: 5 Port yang Dihilangkan Apple di MacBook Pro 2016)

Bagaimana dengan hackintosh? Saya telah pernah memakai hackintosh sekitar sekitar 1 tahun. Meskipun dapat berjalan lancar, namun experience macOS yang diperoleh tidak dapat semaksimal saat memakai Mac yang sebenarnya.

Hal ini bertolak belakang sekali dengan Windows. Di Windows, kamu dapat milih PC apapun dari brand apapun yang terdapat di pasaran. Bahkan Windows juga dapat berjalan di Mac! (Baca: Cara Install Dual Boot Windows dan Mac via Boot Camp)

Kamu dapat membeli perlengkapan apapun yang anda suka, cocok dengan fitur dan budget yang anda miliki. Mau laptop low-end yang ramah di kantong? Bisa. Mau laptop high-end yang punya performa kencang? Juga bisa. Di Windows, kamu dapat memilih sekian banyak macam perlengkapan yang terdapat di pasaran dan tidak melulu perangkat yang disediakan oleh Apple saja.

Selaras dengan banyaknya pilihan perlengkapan yang tersedia, kamu dapat membeli laptop / PC Windows cocok dengan budget yang anda miliki. Rentang harganya paling luas, mulai dari low-end dua jutaan hingga high-end puluhan juta pun ada. Mulai dari brand asal Tiongkok yang tidak cukup dikenal, sampai brand super populer pun ada.

Jika anda sudah mempunyai lisensi Windows, anda bahkan bermukim beli saja laptop / PC kosongan yang harganya lebih murah, lalu bermukim install Windows di PC baru tersebut. (Baca: Seperti Inilah Metode Baru Aktivasi Windows 10, yang Berbeda dari Windows Versi Sebelumnya)

Luasnya rentang harga ini menciptakan Windows menjadi sistem operasi yang sesuai digunakan oleh kalangan luas dikomparasikan macOS, dapat dipakai mulai dari kalangan pelajar sampai pebisnis dan enterprise.

Hal ini jauh bertolak belakang dengan macOS yang terbatas guna kalangan tertentu saja sebab harga perlengkapan Apple laksana MacBook, iMac, dan Mac Pro tidak dapat dijangkau seluruh kalangan.

Hampir semua software untuk sekian banyak keperluan terdapat di macOS, demikian pun dengan di Windows. Bahkan Windows memiliki tidak sedikit sekali koleksi aplikasi untuk sekian banyak macam keperluan kerja yang spesifik. Aplikasi guna kedokteran, penerjemah, manufaktur, akuntan, dan sebagainya, beberapa besar akan terdapat untuk platform Windows, namun belum pasti tersedia guna macOS.

Ini sebab macOS tidak sedikit dipakai oleh pekerja kreatif. Marketnya paling segmented, sehingga sekian banyak ketersediaan software juga mengarah untuk kebutuhan mereka.

Sedangkan Windows dipakai oleh tidak sedikit kalangan dari pekerja kreatif sampai profesi spesifik lainnya, sampai-sampai ketersediaan aplikasi untuk kebutuhan tersebut pun tersedia. Selain tersebut ketersediaan freeware di Windows pun melimpah. Berbagai software yang di macOS mesti bayar, di Windows biasanya ada freeware nya.

Sampai ketika ini macOS belum support touch secara native, serta form factor nya melulu terbatas pada laptop (MacBook), AIO (iMac), dan desktop (Mac Pro).

Sedangkan Windows 10 sudah menyokong perangkat touchscreen. OS ini juga dapat berjalan di sekian banyak form factor, mulai dari AIO (Surface Studio misalnya), desktop, laptop, tablet, sampai 2-in-1 laptop.

Jika anda pernah memakai Mac dan Android, pasti menikmati bagaimana nggak enaknya transfer file antar platform disana. Perangkat Apple memang terintegrasi paling baik dengan perlengkapan Apple lainnya, namun tidak dengan platform beda diluar Apple.

Sebagai contoh, macOS memang paling enak andai dipakai bareng dengan iOS (iPhone misalnya), tetapi andai kamu menggunakan macOS dengan Windows Phone, atau menggunakan macOS dengan Android, bahkan untuk sebatas transfer file saja, experience nya sungguh paling buruk. Bagi transfer file dari Android ke macOS saja anda harus menggunakan software Android File Transfer yang secara UX dan UI terasa jadul.

Baca juga:

Tetapi Windows tidak demikian. Meskipun anda memakai laptop Windows, kamu dapat nyaman menghubungkannya ke Windows Phone, Android, bahkan pun iOS. Berdasarkan keterangan dari saya Windows ialah sistem operasi desktop yang sangat nyaman untuk pemakai cross platform. (Baca: 5 Tips Untuk Kamu Pengguna Device Lintas Platform)

Senada dengan urusan diatas, andai kamu memakai macOS, maka terdapat kecenderungan anda akan terjebak di ekosistem Apple. Harus saya akui bahwa Apple ini sangat pinter dalam mengunci pemakai di ekosistemnya. Misalnya, macOS diciptakan sedemikian rupa sampai-sampai terintegrasi dengan paling baik dengan iOS, namun tidak nyaman digunakan dengan Android atau Windows 10 Mobile. Dengan begitu andai sudah mempunyai MacBook, terdapat kecenderungan untuk kamu untuk melakukan pembelian ke iPhone saat hendak ganti smartphone.

Begitu telah pake macOS dan iOS, dua-duanya terintegrasi dengan paling baik di watchOS. Dengan begitu kedepannya anda akan ingin memilih Apple Watch saat hendak mempunyai smartwatch. Begitu seterusnya sampai-sampai akhirnya anda akan terjebak di ekosistem Apple.

Tetapi di Windows tidak separah itu. Meskipun anda memakai laptop Windows, anda masih dapat nyaman saja memakai smartphone Android atau iOS. Meskipun ada sejumlah integrasi lebih yang ditawarkan untuk pemakai Windows 10 Mobile, namun Microsoft tidak sampai menciptakan pemakai platform lain kendala dan merasa tidak nyaman. Bahkan Microsoft teratur merilis fitur-fitur yang memudahkan untuk pemakai cross platform. Salah satunya ialah fitur Timeline yang tengah dipersiapkan Microsoft supaya pemakai smartphone (termasuk pun iOS dan Android) dapat lebih gampang melanjutkan kegiatan mobile nya di Windows 10 PC. (Baca: Lebih Dalam Mengenal Fitur Timeline di Windows 10)

Hasilnya kamu dapat tetap bebas memilih ekosistem, tidak melulu terjebak pada satu ekosistem Microsoft saja.

Tidak butuh diragukan lagi andai Windows ialah sistem operasi terbaik guna gaming, terlebih untuk para serious gamer. Dukungan terhadap sekian banyak hardware, ketersediaan PC / laptop gaming, dapat dipakai di PC rakitan sendiri, tersedianya fitur-fitur gaming (DirectX, Game Mode, dsb), sokongan luas terhadap aksesori gaming (controller, dsb), menciptakan Windows adalah OS terbaik guna gamer. (Baca: Seperti Inilah Performa DirectX 12 di Windows 10 Saat Digunakan guna Gaming)

Hal ini didukung pun dengan bagaimana pengembang dan perusahaan game yang tidak jarang kali menjadikan Windows sebagai patokan ketika mengembangkan game. Mereka bakal mengoptimasi game secara maksimal guna sistem operasi Windows, sebab OS berikut yang tidak sedikit dipakai oleh semua gamer.

Di macOS memang ada sejumlah game, bahkan kamu dapat juga memainkan game melewati Steam. Tetapi tidak seluruh game yang support Windows dapat dimainkan di Mac. Lagipula, spesifikasi perlengkapan Mac yang tidak teroptimasi guna gaming pun membuat macOS tidak sesuai dipakai gamer. (Baca: 8 Hal yang Tidak Saya Suka dari Mac)

Di Indonesia, sekian banyak instansi memakai Windows sebagai sistem operasinya. Sekolah, kampus, warnet, perkantoran, kemudahan pemerintahan, serta sekian banyak instansi lain beberapa besar menggunakan Windows. Dengan memakai Windows dan tak asing dengan UI / UX nya, maka anda tidak akan kendala saat diwajibkan menggunakan kemudahan komputer di kantor atau sekian banyak instansi lainnya.

Hal ini bertolak belakang dengan macOS yang tidak dipakai secara luas di sekian banyak sekolah, kampus, perkantoran, atau instansi lainnya. Hasilnya anda perlu menyesuaikan diri sejenak bila diwajibkan menggunakan Windows di lokasi kerja atau sekian banyak instansi lainnya.

Karena tidak sedikit pemakai, maka andai kamu merasakan masalah di Windows, kamu dapat dengan mudah mengejar solusinya di internet. Dalam tidak sedikit kasus persoalan yang anda alami sudah dirasakan oleh orang beda dan telah ada yang menyerahkan solusinya. Kamu bahkan dapat meminta bantu teman, atau dengan mudah mengejar jasa perbaikan andai mengalami masalah di Windows.

Sebenarnya urusan yang sama juga dapat kamu temukan saat menggali solusi persoalan di macOS, namun jauh lebih banyaknya pemakai Windows menciptakan lebih tidak sedikit juga penyelesaian dan tips yang dapat kamu temukan di internet.

Dibandingkan macOS, Windows lebih mudah anda personalisasi. Bosan dengan tampilan default Windows? Kamu dapat install sekian banyak theme / skin pack yang terdapat dan siap pakai. Kamu juga dapat install software kustom desktop laksana Rainmeter misalnya, lalu mengolah tampilan Windows dengan menambahkan sekian banyak skin dan fitur beda yang anda inginkan.

Itulah 10 keunggulan Windows dikomparasikan macOS untuk kamu yang penasaran dengan komparasi Windows vs Mac. Tentu saja terdapat pula keunggulan macOS dikomparasikan Windows (mungkin bakal saya kupas di tulisan tersendiri di lantas hari), sebab setiap sistem operasi memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Bahkan antar versi Windows sendiri pun memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing.

Baca juga:

Disitulah letak kemerdekaan kita sebagai konsumen guna memilih mana sistem operasi yang sangat sesuai dalam memenuhi keperluan kita.

Jadi mana yang lebih anda pilih, Windows atau macOS?

Jika ada keunggulan Windows yang masih terlewatkan, silakan langsung saja ucapkan di kolom komentar.

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno supaya tidak ketinggalan sekian banyak info unik dan berfungsi seputar teknologi, masing-masing hari.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *