Cara Membuka Situs Yang Diblokir Telkomsel Di Iphone

  • Share
Maxresdefault Jpg
Maxresdefault Jpg

Spesifikasi teknis lengkap untuk Cara Membuka Situs Yang Diblokir Telkomsel Di Iphone, termasuk kecepatan prosesor, ruang hard drive, memori, dan lainnya. Harga Cara Membuka Situs Yang Diblokir Telkomsel Di Iphone terbaru 2021 kira-kira berapa ya? Temukan daftar harga Cara Membuka Situs Yang Diblokir Telkomsel Di Iphone disini. Bandingkan dan dapatkan harga terbaik Cara Membuka Situs Yang Diblokir Telkomsel Di Iphone sebelum belanja online. Periksa promo,review, spesifikasi, dan warna. Sebelum menilik daftar harga Cara Membuka Situs Yang Diblokir Telkomsel Di Iphone terbaru, simak kabar terbaru sistem operasi beserta kelebihannya berikut ini.

Cara Membuka Situs yang Diblokir di iPhone
Cara Membuka Situs yang Diblokir di iPhone | Cara Membuka Situs Yang Diblokir Telkomsel Di Iphone

Cara Membuka Situs Yang Diblokir Telkomsel Di Iphone

Penolakan praktik iklan yang dirasakan mengganggu itu dikatakan oleh Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) dan Asosiasi Digital Indonesia (IDA).

Ada dua jenis iklan yang dirasakan mengganggu, yakni iklan “peralihan” alias interstitial ads. Iklan jenis ini hadir saat pemakai mengarah ke ke halaman tertentu, sebelum masuk halaman tersebut pemakai dipindahkan ke halaman iklan.

Sedangkan iklan jenis kedua yang juga dirasakan mengganggu ialah offdeck ads. Iklan jenis ini hadir di unsur atas halaman website yang dituju, “mendorong” konten website ke bawah.

“Yang menjadi keprihatinan kami di idEA dan IDA ialah penayangan iklan ini dilaksanakan tanpa izin dan kerjasama dengan empunya situs,” sebut Ketua Umum idEA Daniel Tumiwa dalam siaran persnya, Rabu (10/9/2014).

Masalahnya, lanjut Daniel, pemakai banyak sekali akan merasa iklan tersebut berasal, atau menguntungkan, empunya situs. Akibatnya, empunya situs lah yang diprotes pemakai.

Hal beda yang menjadi keberatan, ujarnya, ialah iklan yang sering terasa tidak etis. Misalnya, iklan pesaing hadir saat mendatangi halaman website layanan tertentu.

Hostile Redirecting

Daniel mengatakan, praktik iklan itu bisa berlawanan tentang Pasal 32 Ayat 1, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Pasal 20 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 mengenai Perlindungan Konsumen.

“Dilihat dari segi struktur DNS (Domain Name System) yang telah tertata apik di semua dunia, alamat website atau URL (Uniform Resource Locator) bilamana diakses seharusnya mengarah ke ke alamat yang sama,” tutur Daniel.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *